Monday, May 23, 2016

Opini

             Pentingnya Pohon bagi Hidup Kita


             Pohon yang berfungsi sangat penting untuk menyerap gas CO2, maupun gas beracun lainnya di udara dan menghasilkan oksigen atau o2 yang merupakan sumber kehidupan bagi semua makhluk di bumi dan jug untuk memerangi pemanasan global, mencegah banjir, tanah longsor, tempat hidup fauna (burung) dan membuat iklim mikro yang baik malah di tebang dan dibakar demi keuntungan diri masing-masing walaupun akhirnya merusak lingkungan. Penebangan pohon dan pembakaran hutan sudah terjadi sejak lama karena tidak adanya kesadaran diri dan pengetahuan betapa pentingnya lingkingan dari masyarakat. Sebagai wujud dari kepedulian manusia dan untuk meningkatkan apresiasi dan kesadaran manusia terhadap planet yang ditinggali oleh manusia maka  di canangkanlah hari bumi sedunia.


             Indonesia sebagai salah satu negara terbesar dan penghasil oksigen terbesar di dunia juga ikut serta dalam memperingati hari bumi ini. Dalam rangka memperingati hari bumi yang jatuh pada tanggal 22 april Koalisi Pemuda Hijau Indonesia (KOPHI) bersama Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan dan fuji Xerox juga Pemuda Pramuka mengadakan gerakan “1000 Mangrove untuk Menyelamatkan Bumi” di kawasan Konservasi Hutan Mangrove “Elang Laut” yang di kelola oleh Pemprov DKI. Hutan mangrove merupakan salah satu sumber daya alam daerah pantai yang mempunyai fungsi produksi, perlindungan dan pelestarian alam. Hutan mangrove pun juga berperan sebagai suatu ekosistem hutan yang sangat unik, yaitu sebagai penyambung (interface) antara ekosistem daratan dengan ekosistem lautan serta hutan mangrove pun adalah daerah yang dapat mencegah adanya abrasi pantai, Namun, akibat perubahan iklim yang berlebihan menyebabkan jumlah mangrove yang berada di dunia menjadi menurun. Padahal, jumlah mangrove yang berkurang juga akan mengurangi kualitas air pesisir, mengurangi keanekaragaman hayati, menghilangkan ikan. Bapak Ir. Jaja Suarja selaku perwakilan Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan mengatakan, Banyak generasi muda yang aktif sekali. Bahwa kawasan ini kawasan hutan yang tersisa di Jakarta. 327 hektar memanjang di Jl. Tol Sudyatmo, Kawasan ini dipertahankan oleh perintah DKI sebagai kawasan hijau. Yang paling penting bagaimana mangrove dapat mereduksi karbon, mangrove harus tegenang air laut karena mangrove mencegah induksi air laut di daratan. Mangrove juga sangat baik untuk berkembang biak ikan. Kami berharap tidak hanya sekedar menanam tapi juga merawat mangrove untuk bumi kita.

            “Dengan adanya acara 1000 magrove untuk bumi ini berharap semua pihak untuk lebih peduli dengan lingkungan, hal ini bisa dilakukan karena salah satu cara untuk mengubah dan mempengaruhi persepsi seseorang tentang suatu aspek, adalah dengan melalui aksi yang dilakukan. Alhasil dengan berubahnya persepsi masyarakat tentang isu lingkungan maka secara tidak langsung akan mendorong masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam aksi lingkungan secara nyata” ujar fifi – Ketua KOPHI Pusat .

No comments:

Post a Comment