Pentingnya Pohon bagi Hidup Kita
Pohon yang berfungsi sangat penting untuk
menyerap gas CO2, maupun gas beracun lainnya di udara dan menghasilkan oksigen
atau o2 yang merupakan sumber kehidupan bagi semua makhluk di bumi dan jug untuk memerangi pemanasan
global, mencegah banjir, tanah longsor, tempat hidup fauna (burung) dan membuat
iklim mikro yang baik malah di tebang dan dibakar
demi keuntungan diri masing-masing walaupun akhirnya merusak lingkungan. Penebangan
pohon dan pembakaran hutan sudah terjadi sejak lama karena tidak adanya kesadaran
diri dan pengetahuan betapa pentingnya lingkingan dari masyarakat. Sebagai
wujud dari kepedulian manusia dan untuk meningkatkan apresiasi dan kesadaran manusia
terhadap planet yang ditinggali oleh manusia maka di canangkanlah hari bumi sedunia.
Indonesia sebagai salah
satu negara terbesar dan penghasil oksigen terbesar di dunia juga ikut serta
dalam memperingati hari bumi ini. Dalam rangka memperingati hari bumi yang
jatuh pada tanggal 22 april Koalisi Pemuda Hijau
Indonesia (KOPHI) bersama Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan dan
fuji Xerox juga Pemuda Pramuka mengadakan gerakan “1000 Mangrove untuk
Menyelamatkan Bumi” di kawasan Konservasi Hutan Mangrove “Elang Laut” yang di
kelola oleh Pemprov DKI. Hutan
mangrove merupakan salah satu sumber daya alam
daerah pantai yang mempunyai fungsi produksi, perlindungan dan pelestarian
alam. Hutan mangrove pun juga berperan sebagai suatu ekosistem hutan yang
sangat unik, yaitu sebagai penyambung (interface) antara ekosistem daratan
dengan ekosistem lautan serta hutan mangrove pun adalah daerah yang dapat
mencegah adanya abrasi pantai, Namun, akibat perubahan iklim yang berlebihan
menyebabkan jumlah mangrove yang berada di dunia menjadi menurun. Padahal,
jumlah mangrove yang berkurang juga akan mengurangi kualitas air pesisir,
mengurangi keanekaragaman hayati, menghilangkan ikan. Bapak Ir. Jaja Suarja
selaku perwakilan Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan mengatakan,
Banyak generasi muda yang aktif sekali. Bahwa kawasan ini kawasan hutan yang
tersisa di Jakarta. 327 hektar memanjang di Jl. Tol Sudyatmo, Kawasan ini
dipertahankan oleh perintah DKI sebagai kawasan hijau. Yang paling penting
bagaimana mangrove dapat mereduksi karbon, mangrove harus tegenang air laut
karena mangrove mencegah induksi air laut di daratan. Mangrove juga sangat baik
untuk berkembang biak ikan. Kami berharap tidak hanya sekedar menanam tapi juga
merawat mangrove untuk bumi kita.
“Dengan
adanya acara 1000 magrove untuk bumi ini berharap semua pihak untuk lebih
peduli dengan lingkungan, hal ini bisa dilakukan karena salah satu cara untuk
mengubah dan mempengaruhi persepsi seseorang tentang suatu aspek, adalah dengan
melalui aksi yang dilakukan. Alhasil dengan berubahnya persepsi masyarakat
tentang isu lingkungan maka secara tidak langsung akan mendorong masyarakat
untuk turut berpartisipasi dalam aksi lingkungan secara nyata” ujar fifi –
Ketua KOPHI Pusat .

No comments:
Post a Comment